Dwi Sugiarto Dorong Welder Kalteng Naik Kelas, Siap Rebut Proyek Skala Besar
PALANGKA RAYA — Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia (APPI) Kalimantan Tengah, Dwi Sugiarto, mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelasan sebagai langkah strategis agar tenaga kerja dan pengusaha lokal mampu bersaing dalam proyek-proyek industri berskala besar.
Dwi menilai, perkembangan pembangunan di Kalimantan Tengah membuka peluang besar bagi sektor pengelasan. Namun, peluang tersebut harus diikuti kesiapan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan memenuhi standar industri.
Menurutnya, pelatihan dan sertifikasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme para welder. Tenaga kerja yang memiliki kompetensi terukur akan lebih siap menghadapi tuntutan pekerjaan dengan standar keselamatan dan kualitas tinggi.
“Fokus kami adalah bagaimana SDM pengelasan di Kalimantan Tengah terus meningkat, baik melalui pelatihan maupun sertifikasi resmi. Dengan tenaga welder yang kompeten dan tersertifikasi, kita akan lebih siap menghadapi kebutuhan industri,” ujar Dwi.
Ia menyebut sertifikasi kompetensi, termasuk melalui BNSP, serta pemahaman terhadap standar internasional seperti AWS dan ASME, dapat menjadi modal penting bagi tenaga pengelasan untuk menembus pasar kerja dan proyek industri yang lebih besar.
Namun, Dwi menegaskan peningkatan kapasitas tidak boleh berhenti pada tenaga kerja. Pengusaha pengelasan lokal juga harus memperkuat kemampuan badan usaha agar mampu menjadi pemain utama dalam proyek strategis di daerah.
“Pengusaha lokal harus memiliki daya saing. Jangan sampai peluang proyek besar yang ada di daerah justru lebih banyak dinikmati pihak dari luar karena kita tidak siap dari sisi SDM maupun kapasitas usaha,” tegasnya.
Karena itu, DPD APPI Kalteng mendorong kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, industri, lembaga pelatihan dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut dinilai penting agar program peningkatan kompetensi benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri.
Dwi optimistis, apabila kualitas SDM dan kapasitas badan usaha terus diperkuat, pengusaha pengelasan Kalteng dapat mengambil porsi lebih besar dalam berbagai proyek strategis, mulai dari infrastruktur, pertambangan hingga sektor energi.
“Kualitas pengelasan yang prima adalah fondasi dari konstruksi yang kokoh. Mari terus kobarkan semangat membangun SDM pengelasan yang andal, profesional, dan berdaya saing di Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (Red)

